Pringsewu (SP) : Hari ke 4 Dinas Lingkungan Hidup (DLH Kabupaten Pringsewu bersama Tim lakukan penilaian calon Sekolah Adiwiyata di 3 Sekolah Rabu 5/2/2026.
Tiga sekolah tersebut adalah SD negeri 1 Bumi Arum, SD negeri 1 Podomoro dan terahir di SD negeri 3 Podomoro Kecamatan Pringsewu.
Dari ke 3 Sekolah Dasar Negeri tersebut dalam penilaian calon Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten melibatkan Kepala UPT,dewan Guru,Komite, siswa siswi Warga lingkungan bahkan Kepala Pekon setempat.
Sigit Santoso S.T Kabid Penataan Penaatan,dan Peningkatan Kapasitas,Mewakili Kepala Dinas DLH H.Dr Ulin Noha dalam sambutanya mengatakan bahwa penilaian Adiwiyata bukan sebuah perlombaan tapi penilaian calon Sekolah Adiwiyata adalah perencanaan bukan untuk mencari kemenangan,namun terkait RPP dari Kementrian lingkungan Hidup ada 3 hal yang tidak bisa dipisahkan untuk menunjang karakter dan kebudayaan di Setiap Sekolah,”Ujarnya.
“Lebih lanjut disampaikan bahwa setiap sekolah yang mengikuti program calon sekolah Adiwiyata sangat luar biasa, berarti sekolah tersebut benar-benar ingin maju dan berkembang dalam melaksanakan Program Kementrian Lingkung Hidup,untuk itu untuk tahun 2026 ini sebanyak 22 sekolah yang sudah terdaftar menjadi calon Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten,”Terang Sigit.
Untuk Penilaian Calon Sekolah Adiwiyata DLH Kabupaten Pringsewu melibatkan Tim dari instansi terkait,”untuk penilaian Dokumen diserahkan Tim dari Dinas Pendidikan dan Kementrian Agama sedangkan Untuk penilaian lingkungan Tim dari PKK, Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) dan lisan Pers.
Berharap dalam pelaksanaan penilaian calon Sekolah Adiwiyata yang dimulai pada tanggal 2 hingga 12 Pebruari 2026 berjalan sesuai program tanpa ada kendala awal hingga akhir,”Pungkasnya.(Gus)









